Cawapres: Catatan di Waktu Ngepres

Selamat pagi, siang, sore, atau malam, para Warga Net! Dalam postingan perdana ini, admin ingin berbagi catatan keluh kesah tentang keberadaan website ini. Mengapa website ini ada, apa tujuannya, apa saja yang ingin dibahas, dan mengapa mengambil nama domain cawapres? Yak, langsung saja kita bahas satu-persatu…

Pertama, mengapa website ini ada? Jawaban atas pertanyaan ini sangat sederhana, website ini ada pastinya karena dibuat. Ya, pasti bukan itu jawaban yang kalian inginkan. Sejujurnya website ini dibuat untuk mengobati rasa penasaran admin tentang bagaimana cara membuat website sendiri.

Mungkin menjadi suatu hal aneh di dunia yang serba digital dengan berbagai platform sosial media canggih dan teknologi AI, kok tiba-tiba ada orang baru belajar menulis website, baru nyoba main blog-blogan. Apa hal ini tidak ketinggalan zaman? Ya, terserah mau disebut ketinggalan zaman atau apapun, namun admin di usia yang tak lagi muda ini merasa harus mempelajari dunia perwebsite-an mulai dari nol. Mulai dari nol, dalam arti mempelajari pembuatan website termasuk belajar menulis kode dengan php, html, css, javascript, sampai mysql. Meskipun sampai saat ini, admin masih menulis menggunakan wordpress. Hehe.

Perlu admin sampaikan di awal bahwa admin tidak memiliki background pendidikan teknologi informasi sama sekali, selain pelajaran komputer di SMP dan SMA. Jadi, proses belajar admin ini benar-benar otodidak dari berbagai sumber di internet. Entah mengapa lubuk hati admin merasa akhir-akhir ini hidup terlalu instan dengan alat-alat yang ada, sehingga sering kali kita melewatkan step-step penting dalam memahami sesuatu.

Admin berikan contoh zaman admin dahulu sekolah SD, kita mungkin pernah mendapat tugas untuk menulis daftar nama ibukota provinsi di Indonesia. Yang admin lakukan saat itu mencari referensi, entah itu dari peta, dari buku LKS, buku RPUL, tanya kepada orang tua, atau mungkin cari pinjaman buku dulu ke teman untuk dibaca. Baru kita tuliskan informasi yang didapat ke dalam buku untuk dikumpulkan ke guru esok harinya. Namun di zaman sekarang, tak perlu susah gerak, tinggal pencet hp tanya ke mbah google semua langsung jadi. Kalaupun masih malas mengetik, tinggal ngomong “OK, google!”, jawaban pun langsung tersedia.

Kedua, apa tujuan website ini dibuat? Jawaban atas pertanyaan ini sebenarnya bisa bermacam-macam. Namun, jawaban yang ingin admin publish ialah sebagai alat pembuktian apakah menulis website masih relevan dan memberikan manfaat untuk saat ini.

Manfaat yang admin maksud di sini bisa dilihat dari berbagai sudut pandang. Misalnya, bagi admin sendiri, apakah menulis website bisa memberikan pengalaman dan nilai tambah untuk kehidupan ke depan? Masih bermanfaatkah belajar coding ini itu di era serba artificial intelligence ini? Apakah website di zaman sekarang masih bisa dapet adsense?

Manfaat dari sisi pengunjung web, misalnya tidak mubazirkah menulis website, jangan-jangan sepi pembaca, ngapain juga orang masih baca website? Kalau mau cari info di internet tinggal tanya sama chatgpt, ngapain repot-repot? Emang ada ya orang yang masih mau baca tulisan, kan udah ada Tiktok, Instagram, Youtube, lebih enak dipandang mata.

Pertanyaan ketiga, soal apa saja yang ingin dibahas dalam website ini. Jawaban ringkasnya, apa saja. Yah, campuran dong. Bisa dibilang begitu, namun admin tetap berusaha sebaik mungkin memuat artikel yang masuk dalam kategori-kategori relevan untuk warga net saat ini.

Seperti yang telah admin ceritakan panjang lebar tentang tujuan dibuatnya website ini, yaitu menjadi catatan perjalanan admin dalam mempelajari berbagai ilmu yang akan admin pelajari. Seperti yang disampaikan Ibu Wamen Dikti kita, Ibu Stella, cara belajar terbaik adalah dengan mengelaborasikan apa yang telah kita pelajari. Jangan cuma disimpan, namun sampaikan lagi ke orang lain. Kalau dalam agama yang admin yakini, sampaikanlah walau satu ayat.

Untuk menjawab pertanyaan yang keempat, admin akan menyampaikan sedikit cerita. Jadi ketika admin mencoba belajar tentang domain flipping, admin menemukan sebuah website yang sudah expired dengan nama cawapres.com. Kebetulan saat itu momen pasca pemilihan presiden dan wakil presiden. Di situ lah admin melihat potensi besar nama domain ini. Siapa tau empat lima tahun lagi ada paslon yang mau membeli domain ini dengan harga yang baik. wkwk

Namun admin juga paham bahwa mengelola website bukan hanya soal nama domain yang mudah diingat dan familiar di telinga masyarakat. Apalagi zaman sekarang, di mana blogging seolah tak dilirik lagi. Ditambah lagi, admin merasa tidak memiliki kapabilitas yang cukup untuk menulis hal-hal berbau politik. Kalaupun ada, mungkin sekadar topik obrolan bapak-bapak warung kopi yang tak bisa membedakan berita asli dan editan AI.

Seketika itu, terbersit ide dalam pikiran admin. Sejujurnya cawapres tak harus selalu berbau politik. Cawapres bisa menjadi solusi dari segala lini kehidupan. Cawapres tak harus soal adu pendapat dan gagah-gagahan di saat pemilihan umum.

Cawapres yang admin maksud bisa menjadi akronim dari beberapa kosa kata ini:

  1. Catatan di Waktu Ngepres: website ini memang ditulis dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Ya, di tengah kesibukan bapack-bapack dua anak. Untungnya nulis web sekarang bisa pakai hape. Bisa sambil momong anak, sambil nunggu pesenan go food, atau bahkan sambil nunggu kiriman paket shopee yang tak kunjung datang.
  2. Canda, Tawa, dan Prestasi: admin berharap website ini tidak hanya sekadar  berfungsi sebagai buku catatan harian, namun juga media sharing informasi dan ilmu yang bermanfaat bagi para pembaca. Tentunya ditulis dengan pembawaan yang santai, bahkan terkadang nyeleneh, penuh tawa, namun tetap menyimpan misi mencerdaskan anak bangsa untuk dapat menorehkan prestasi.
  3. Cacian Warga Depresi: terkadang kita bosan dan ingin marah melihat berita-berita yang makin absurd di media sosial. Nah, admin ingin website ini menjadi buku diary menulis uneg-uneg mengomentari hal-hal tersebut. Admin sudah terlalu insecure nulis curcol di grup bapack-bapack yang admin ikuti. Mohon maaf ya, untuk bapack-bapack yang sering nerima spam komentar dari admin.
  4. Cari Wawasan dan Dorpres: jujur sih, yang ini akronimnya agak maksa. Tapi sejalan dengan yang admin tuliskan di atas bahwa admin menjadikan website ini sebagai catatan atas learning jurney yang admin lakukan. Ya, di sini niat utama admin cari ilmu alias wawasan, syukur-syukur bisa dapet dorpres adsense yang melimpah. Aamiin.

Yah, mungkin cukup segini lah uneg-uneg kali ini. Daripada muncul akronim-akronim maksa lainnya kalau diterusin. Intinya, admin berharap website ini bisa memberikan perubahan yang positif buat siapapun. Walaupun perubahan itu sedikit, yang penting berubah mendekati kebaikan.

Cek juga uneg-uneg saya soal akronim nama Pak Purbaya di sini!

Sekian dari admin. Selamat membaca.